Musiclive.id | Grup band FILM. memilih lagu “Karena (Ku Tak Tahu)” sebagai focus track dalam album debut “Manuskrip”. Lagu tersebut menjadi salah satu karya yang paling emosional karena menghadirkan perspektif berbeda mengenai sebuah perpisahan.
Tidak seperti lagu patah hati pada umumnya yang dipicu konflik atau hilangnya cinta, “Karena (Ku Tak Tahu)” justru mengisahkan seseorang yang memutuskan mengakhiri hubungan yang sebenarnya berjalan baik. Keputusan itu diambil karena ia belum memahami tujuan hidup dan apa yang sebenarnya sedang dicarinya.
Dengan balutan aransemen slow-pop yang lembut, lagu tersebut mengajak pendengar larut dalam suasana layaknya adegan klimaks sebuah film romantis. Nuansa melankolis yang dibangun menjadi titik balik dalam keseluruhan narasi album “Manuskrip”.
Bassist FILM., Wawan, mengatakan lagu tersebut merupakan bagian penting dari cerita besar yang ingin disampaikan kepada pendengar.
“Gagasan besar album ini adalah pertemuan antara takdir dan kehendak manusia. Karena (Ku Tak Tahu) menjadi salah satu momen penting yang menggambarkan bagaimana seseorang memilih jalannya sendiri meski harus kehilangan sesuatu yang berharga,” ujar Wawan.
Seluruh lagu dalam album disusun agar saling berkaitan, sehingga pendengar seolah sedang membaca sebuah manuskrip yang berisi berbagai fase kehidupan manusia.
Selain kekuatan cerita, FILM. juga mempertahankan identitas pop-rock alternatif yang dipadukan dengan nuansa pop Indonesia era 2000-an. Formula tersebut menghadirkan pengalaman mendengarkan yang terasa akrab sekaligus tetap relevan dengan selera musik masa kini.
Album “Manuskrip” sekaligus menjadi bukti bahwa karya-karya bertema personal masih memiliki ruang besar di industri musik Indonesia apabila dikemas dengan konsep yang kuat.
Melalui focus track ini, FILM. berharap para pendengar dapat menemukan bagian dari kisah hidup mereka sendiri di dalam setiap lirik yang dinyanyikan. nic


