Musiclive.id | Nama Kantusfirmus bukan dipilih tanpa makna. Proyek solo yang digagas Reza Ryan itu berangkat dari istilah Latin cantus firmus, yakni melodi utama yang menjadi fondasi dalam penyusunan komposisi musik pada era Medieval, Renaissance, hingga Baroque.
Reza kemudian mengganti huruf “C” menjadi “K” sebagai identitas yang lebih personal sekaligus menjadi simbol arah baru perjalanan kreatifnya.
Menurutnya, filosofi tersebut mencerminkan keyakinan bahwa melodi merupakan elemen paling penting dalam sebuah lagu. Seberapapun kompleks aransemen dan instrumentasi yang dibangun, melodi tetap menjadi pusat yang menyatukan seluruh komposisi.
“Melodi adalah jantung sebuah lagu. Melalui Kantusfirmus saya ingin menunjukkan bahwa musik pop bisa terus berkembang, bereksperimen, dan tetap memiliki melodi yang kuat sebagai identitas utamanya.” kata Reza.
Pemikiran tersebut menjadi dasar lahirnya single perdana “Bintang Magnolia”, yang memadukan struktur musik yang kaya dengan melodi yang tetap mudah dikenali pendengar.
Pendekatan itu sekaligus menjadi pembeda Kantusfirmus dibanding proyek-proyek musik Reza sebelumnya. Ia ingin membuktikan bahwa musik pop memiliki ruang yang sangat luas untuk bereksperimen tanpa kehilangan kedekatan dengan pendengar.
Setelah merilis “Bintang Magnolia”, Reza juga mengungkapkan telah menyiapkan materi untuk album penuh yang akan menjadi kelanjutan perjalanan musikal Kantusfirmus. nic


