Secobek Pencok Kacang Panjang Jadi Alasan LA 32 Riders Touring ke Tasikmalaya, Perjalanan 6 Jam Terbayar Lunas

Musiclive.id | Enam anggota komunitas LA 32 Riders memilih cara berbeda untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan. Bukan menuju objek wisata populer, mereka justru menjadikan hidangan tradisional khas Sunda, Secobek Pencok Kacang Panjang, sebagai tujuan utama touring menuju Tasikmalaya.

Perjalanan dimulai usai salat subuh dengan menempuh rute Bogor, Cianjur, Padalarang, Bandung, Nagreg, Ciawi hingga tiba di Tasikmalaya. Meski memakan waktu sekitar enam jam, perjalanan tersebut menjadi momen berharga untuk mempererat kebersamaan di tengah kesibukan masing-masing.

Di sepanjang perjalanan, para peserta tetap menjalankan tanggung jawabnya. Ada yang mengikuti rapat daring, mengawasi pekerjaan dari jarak jauh, hingga menikmati panorama pedesaan yang dilewati.

Salah seorang peserta, Vidi, mengatakan bahwa tujuan touring kali ini bukan mengejar tempat wisata, melainkan menikmati suasana kampung sekaligus bersilaturahmi. “Memang tidak ada destinasi wisata yang kami tuju. Kami hanya mengunjungi kampung sahabat kami Abah Martin di Tasikmalaya,” ujar Vidi.

foto dok. la 32 riders
foto dok. la 32 riders

Setibanya di lokasi, rombongan disambut dengan sajian makanan khas kampung berupa ikan nila goreng, lalapan segar, pete rebus, hingga sambal pencok kacang panjang yang menjadi menu favorit.

Suasana semakin terasa istimewa karena mereka bermalam di rumah panggung berbahan kayu yang menghadirkan nuansa pedesaan yang asri dan tenang.

Barnas Kamora mengaku pengalaman tersebut jauh melampaui ekspektasinya. “Rumah tempat kami menginap di luar ekspektasi, seperti kembali ke desa,” ungkap Barnas.

Selain menikmati kuliner, perjalanan menuju Tasikmalaya juga memberikan tantangan tersendiri. Jalur Nagreg dan Malangbong yang dipenuhi tikungan tajam menguji kemampuan seluruh peserta dalam mengendalikan sepeda motor.

Menurut Margi Syarif, ruas jalan tersebut menjadi bagian paling berkesan selama touring. “Nagreg dan Malangbong sore hari menjadi rute terasik serta menantang. Dibutuhkan konsentrasi penuh karena jalurnya bak ular meliuk-liuk, sehingga kami harus responsif saat bermanuver,” katanya.

READ  Padi Reborn Hadirkan Sensasi Baru Lewat Film Sinematik "Konser Dua Delapan"
foto dok. la 32 riders
foto dok. la 32 riders

Touring pun ditutup dengan menikmati secobek pencok kacang panjang yang pedas, gurih, dan segar. Hidangan sederhana tersebut justru menjadi kenangan paling membekas bagi seluruh anggota LA 32 Riders setelah menempuh perjalanan ratusan kilometer menuju Tasikmalaya. nic

Latest

- Advertisement - spot_img

You might also like...