Musiclive.id | Tak semua hantu harus muncul dengan wajah menyeramkan untuk membuat penonton ketakutan. Dalam Bisikan Desa Gringsing, sosok Fatimah justru menjadi ancaman karena kehadirannya yang misterius dan sulit ditebak.
First look film ini memperlihatkan bagaimana rasa takut dibangun perlahan. Kabut yang menutupi jalan desa, rumah-rumah yang sunyi, hingga suara-suara asing membuat penonton ikut merasakan kecemasan yang dialami Hesti.
Ketika Hesti datang untuk mencari ayahnya yang hilang, ia tidak hanya menemukan teka-teki, tetapi juga menghadapi teror yang seolah telah lama menunggu kedatangannya.
Pendekatan seperti ini membuat Bisikan Desa Gringsing berbeda dari banyak film horor yang mengandalkan kemunculan hantu secara tiba-tiba. Film ini memilih menghadirkan rasa takut yang tumbuh perlahan, hingga penonton dibuat bertanya-tanya siapa sebenarnya Fatimah dan rahasia apa yang disembunyikan desa tersebut.
“Sebagian besar lingkungan dalam film dibangun menggunakan teknologi Virtual Production sehingga saya harus mempelajari teknik akting yang berbeda,” ungkap Aghniny Haque mengenai pengalaman syuting film tersebut.
Dengan pendekatan visual yang kelam dan cerita yang penuh misteri, film ini berpotensi menjadi salah satu horor Indonesia paling dinantikan tahun ini. nic


