Musiclive.id | Pementasan “Berusaha di Bawah Hujan” yang disiapkan Idgitaf tidak hanya menawarkan konsep semi-teatrikal. Sejumlah musisi yang memiliki keterkaitan dengan album keduanya juga akan hadir sebagai kolaborator.
Dua nama yang dipastikan menjadi bagian dari pementasan tersebut adalah Hindia dan Dere. Keduanya sebelumnya telah terlibat dalam album studio kedua Idgitaf, “Berusaha di Bawah Hujan”.
Hindia berkolaborasi dengan Idgitaf melalui lagu “Masih Ada Cahaya”, sedangkan Dere terlibat dalam lagu “Setengah Langit”.
Kehadiran keduanya di atas panggung menjadi salah satu bagian yang dinantikan karena kolaborasi tersebut tidak hanya memiliki hubungan dengan album, tetapi juga dengan cerita perjalanan karya Idgitaf.
“Sebagian dari mereka itu part of the story,” kata Idgitaf.
Selain Hindia dan Dere, Idgitaf juga mengajak Jebung, Rifqi FTR, Dandy, New Pusat Dunia (NPD), serta Lomba Sihir untuk terlibat dalam pementasan.
Jebung, Rifqi FTR, dan Dandy merupakan teman yang telah mendukung perjalanan Idgitaf sejak dirinya masih aktif sebagai kreator konten. Sementara keterlibatan Lomba Sihir berkaitan dengan kontribusi salah satu personelnya dalam proses pengerjaan beberapa lagu di album tersebut.
Menariknya, Idgitaf juga menyiapkan satu kolaborator rahasia yang identitasnya belum diumumkan kepada publik.
Kolaborator tersebut nantinya akan membawakan sebuah lagu baru yang belum pernah dirilis maupun ditampilkan di panggung mana pun. Lagu itu disebut memiliki keterkaitan dengan “Berakhir di Aku” dan menjadi pengembangan cerita dari karya sebelumnya.
Pementasan “Berusaha di Bawah Hujan” akan berlangsung di Kuningan City Ballroom, Jakarta, pada 18 September 2026.
Selain penampilan musik, pertunjukan ini juga menggabungkan unsur akting dan tari. Idgitaf akan memainkan karakter Air dengan karakter Api sebagai lawan mainnya.
Dengan konsep tersebut, Idgitaf ingin menghadirkan pengalaman yang lebih luas daripada konser musik biasa. nic


