Musiclive.id | Tiara Andini menghadirkan sisi lain dari makna cinta melalui video musik single terbarunya, “Tulang dan Nadi”, yang dirilis pada 3 September 2026. Video musik tersebut melengkapi lagu yang telah lebih dulu dirilis pada akhir Juli lalu.
Lewat karya ini, Tiara ingin menunjukkan bahwa cinta tidak selalu berkaitan dengan hubungan romantis. Ada berbagai bentuk kasih sayang yang hadir melalui orang-orang terdekat dan sering kali justru dianggap sebagai sesuatu yang biasa.
Bagi solois berusia 24 tahun tersebut, cinta dapat ditemukan dalam perhatian kecil, waktu yang diberikan, percakapan sehari-hari, hingga dukungan dari seseorang yang selalu ada.
“Ternyata kita bisa nemuin cinta dari hal-hal kecil setiap harinya,” kata Tiara.
Ia kemudian memperluas makna tersebut dengan menegaskan bahwa cinta yang dimaksud dalam lagu bukan hanya ditujukan kepada pasangan.
“Bukan hanya soal pasangan, tapi tentang mereka semua yang datang di hidupku dengan selalu memberikan cinta dan ruang untukku bercerita,” ungkapnya.
Pemaknaan itu menjadi dasar dalam penggarapan video musik “Tulang dan Nadi”. Alih-alih menghadirkan satu kisah romantis, video musik tersebut menampilkan berbagai potret kehidupan yang menggambarkan hubungan antarmanusia.
Kehadiran keluarga, kebersamaan, perhatian sederhana, serta perjuangan yang dilakukan tanpa banyak kata menjadi bagian dari gambaran cinta yang ingin disampaikan Tiara.
Pendekatan tersebut membuat “Tulang dan Nadi” memiliki ruang interpretasi yang lebih luas. Pendengar dapat menghubungkan lagu tersebut dengan pengalaman mereka masing-masing, baik tentang pasangan, orang tua, keluarga, sahabat, maupun sosok lain yang berharga.
Video musik ini juga membawa Tiara kembali ke Jember, Jawa Timur, kota kelahirannya sekaligus tempat ia tumbuh. Pemilihan lokasi tersebut membuat visual “Tulang dan Nadi” semakin dekat dengan cerita personal Tiara.
Melalui karya ini, Tiara seolah mengajak penonton berhenti sejenak dan mengingat kembali orang-orang yang selama ini hadir dalam hidup mereka.
Siapa yang selalu ada ketika dibutuhkan? Perhatian apa yang selama ini dianggap biasa? Dan kapan terakhir kali rasa sayang benar-benar disampaikan kepada orang-orang tersebut?
Pertanyaan-pertanyaan itu menjadi bagian dari pengalaman yang ingin dibangun Tiara melalui video musik “Tulang dan Nadi”, sekaligus memperlihatkan bahwa cinta dapat hadir dalam bentuk yang sederhana tetapi memiliki makna mendalam. nic


