mpq Maknai Kekalahan Lewat Dignified Losers, Bertahan Tanpa Harus Takluk pada Keadaan

Musivlive.id | Kekalahan tidak selalu menjadi akhir dari sebuah perjalanan. Gagasan tersebut menjadi benang merah album penuh kedua mpq, Dignified Losers, yang dirilis pada 23 Oktober 2026 dengan membawa sembilan lagu tentang ketidakpastian, cinta, duka, dan perjuangan manusia menghadapi kenyataan.

Unit musik alternatif asal Jakarta ini menawarkan perspektif bahwa menerima kekalahan bukan berarti menyerah. Ada kalanya seseorang perlu memahami keadaan, mengendalikan diri, dan tetap melangkah meski hasil yang diharapkan belum juga datang.

“Hal yang kami pelajari beberapa tahun belakangan adalah gimana buat kalah tapi ngga takluk sepenuhnya,” ungkap mpq dalam keterangan mereka.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Dignified Losers bukan semata-mata album tentang kegagalan. Karya ini justru menyoroti usaha seseorang untuk tetap memiliki kendali atas hidupnya ketika menghadapi situasi yang berulang kali mengecewakan.

Bagi mpq, pengalaman kehilangan dan ketidakpastian merupakan bagian dari perjalanan yang tidak dapat sepenuhnya dihindari. Namun, seseorang tetap mempunyai pilihan untuk menentukan bagaimana menghadapi keadaan tersebut tanpa harus kehilangan harga diri ataupun arah hidup.

Album ini berisi sembilan lagu yang merangkum berbagai pengalaman emosional. Melalui pendekatan musik alternatif, mpq mengolah perasaan dan pergulatan batin menjadi karya yang dapat membuka ruang refleksi bagi pendengarnya.

Band ini diperkuat Abram Dionisius dan Daniel Hasudungan pada gitar, Alit Djarot sebagai vokalis, Rakaputra pada bas, serta Rakha Suryandaru pada drum. Kelima personel tersebut membangun narasi album dengan menempatkan kekalahan sebagai pengalaman manusiawi yang tidak harus selalu ditutupi.

Sebelum merilis album secara utuh, mpq memperkenalkan tiga single, yaitu “Not for Anyone Else”, “Someplace Sometime Somehow”, dan “Goodbye Everest” yang menampilkan Nabila Hanina. Ketiga lagu tersebut dirilis secara bertahap pada Juli hingga September 2026 sebagai pengantar menuju album kedua mereka.

READ  Kenalkan “Berag”, Mudgarden Hadirkan Warna Baru di Skena Rock Indonesia

Perjalanan musikal mpq juga meluas ke dunia film. Lagu “Someplace Sometime Somehow” menjadi soundtrack film Hasut garapan Ilya Sigma, yang dirilis pada 8 Oktober 2026. Sementara itu, “Musim Baru” sebelumnya digunakan dalam film pendek Autosave karya Imanuel Bolaman yang tayang perdana di NYAFF 2026.

Dalam aspek visual, mpq kembali menggandeng Fahreza Aditya untuk mengerjakan artwork Dignified Losers. Kolaborasi ini melanjutkan hubungan kreatif yang telah terjalin sejak awal perjalanan band, termasuk dalam pengerjaan artwork album debut mereka yang masuk nominasi penghargaan pada 2019.

Melalui album ini, mpq ingin menegaskan bahwa hidup tidak selalu memberikan hasil sesuai keinginan. Meski demikian, harapan kecil untuk menemukan keadaan yang lebih baik dapat menjadi alasan untuk terus bertahan.

Dignified Losers pun menjadi pengingat bahwa seseorang tidak harus selalu menang untuk dianggap berhasil. Terkadang, keberanian untuk menghadapi kenyataan dan tidak menyerah sepenuhnya merupakan bentuk kemenangan yang paling bermakna. nic

Latest

- Advertisement - spot_img

You might also like...