End of Summer Hidupkan Kembali Spirit Post-Hardcore, Perjalanan dari Tongkrongan Solo hingga Single “Kilas”

Musiclive.id | Perjalanan panjang sebuah band tidak selalu berjalan mulus. Pergantian personel, jeda aktivitas, hingga perubahan dinamika bermusik menjadi bagian dari perjalanan End of Summer, band post-hardcore asal Solo yang kini kembali aktif menghadirkan karya terbaru bertajuk “Kilas”.

Kisah End of Summer bermula pada 2004 dari sebuah tongkrongan di tempat wedangan Haow Haow, Solo. Dondit dari Unchained Melody, Aji dari Batman Stroke, dan Hanton dari Blues Clues menjadi sosok yang mengawali terbentuknya proyek musik ini.

Mereka kemudian mengajak Galih sebagai drummer dan Hafid untuk mengisi posisi vokal. Tujuan awal pembentukan band ini cukup sederhana, yakni memiliki proyek post-hardcore agar bisa tampil di gigs legendaris yang digagas kolektif Jogja, Dead Poet’s Society.

Seiring perjalanan waktu, End of Summer sempat merilis sejumlah single, mengalami beberapa kali pergantian personel, hingga menjalani masa vakum. Namun, semangat bermusik mereka kembali terlihat pada 2022 ketika merilis single “Peri(h)ati” dalam format CD melalui Alpha Omega Records.

Kini End of Summer hadir dengan formasi Hafid Hanafi (vokal), Oik Prabangkara (gitar), Alexander Billy Briliano (gitar), serta Tamtomo “Dondiet” Widhiandono (bass). Dengan komposisi personel tersebut, mereka kembali aktif menggarap materi baru.

Salah satu hasil dari perjalanan tersebut adalah “Kilas”, single yang tetap mempertahankan akar post-hardcore era awal 2000-an. Namun, kali ini End of Summer memberikan sentuhan ambient post-rock untuk memperkaya atmosfer musiknya.

Gitaris sekaligus penulis lirik, Oik Prabangkara, mengungkapkan bahwa mereka ingin mempertahankan karakter agresif yang telah menjadi bagian dari identitas musikal band.

“Secara musikal, kami tetap mempertahankan intensitas distorsi dan vokal yang emosional khas post-hardcore era awal 2000-an yang agresif, tetapi di ‘Kilas’ kami coba balut lagi dengan beberapa ruang kosong yang atmosferik serta melodi melankolis dari ambient post-rock supaya pendengar bisa merasakan naik turunnya dinamika emosi di lagu ini,” paparnya.

READ  Sheera Ungkap Pergulatan Hati Lewat Single “Luka Terakhir”

Single ini diproduseri Praditya Eka Putra dan direkam di Invasion Studio. Sementara artwork dikerjakan Bima Priantana, yang memiliki rekam jejak menggarap visual untuk sejumlah band independen lintas genre.

Melalui “Kilas”, End of Summer menunjukkan bahwa perjalanan panjang tidak menghapus karakter musik yang sejak awal mereka perjuangkan. Sebaliknya, pengalaman selama lebih dari dua dekade menjadi bagian dari proses pendewasaan musikal mereka.

Single “Kilas” akan tersedia di berbagai platform digital stores pada 11 November 2026 melalui Alpha Omega Records. Rilisan ini sekaligus menjadi penanda kembalinya energi End of Summer dalam skena musik post-hardcore Indonesia. nic

Latest

- Advertisement - spot_img

You might also like...