Musiclive.id | Kerinduan kepada seseorang yang dicintai menjadi tema utama single terbaru Wali bersama Siti Badriah berjudul “Kangen Awakmu”. Lagu yang dirilis pada 30 Oktober 2026 ini mengangkat kisah cinta yang harus menghadapi jarak serta keterbatasan keadaan.
Tidak sekadar bercerita tentang pasangan yang terpisah tempat, lagu tersebut juga menggambarkan seseorang yang ingin segera pulang untuk bertemu kekasihnya. Namun, keinginan itu belum bisa diwujudkan karena terbentur persoalan biaya dan bekal perjalanan.
Cerita sederhana tersebut menjadi kekuatan utama “Kangen Awakmu”. Pendengar diajak merasakan bagaimana beratnya menahan rindu ketika kesempatan untuk bertemu belum juga datang.
Dalam materi lagu ini, kerinduan digambarkan terus hadir sepanjang waktu, mulai pagi, siang, hingga malam. Perasaan ingin bertemu dan memeluk orang tersayang menjadi gambaran emosional yang mudah dipahami siapa saja.
Penggunaan bahasa Jawa sederhana turut memberikan kedekatan tersendiri. Judul “Kangen Awakmu” yang berarti merindukan dirimu menjadi representasi perasaan seseorang yang ingin segera bertemu dengan orang yang dicintainya.
Wali dan Siti Badriah mengemas kisah tersebut melalui perpaduan Pop Melayu dan dangdut koplo. Kombinasi ini membuat pesan kerinduan terasa ringan, tetapi tetap menyentuh.
Salah satu bagian yang mencuri perhatian adalah penggalan chorus “Kangen… sakangene”. Bagian tersebut menjadi ungkapan kerinduan yang mudah melekat dan berpotensi dinyanyikan bersama oleh para pendengar.
Cerita dalam lagu ini juga tidak terbatas pada pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh atau long distance relationship (LDR). Para perantau yang merindukan keluarga dan kampung halaman pun bisa menemukan kedekatan emosional dengan kisah yang disampaikan.
Melalui single “Kangen Awakmu”, Wali dan Siti Badriah menghadirkan pesan bahwa jarak dan keadaan boleh memisahkan pertemuan, tetapi tidak harus menghilangkan rasa cinta.
Lagu yang dirilis melalui Nagaswara ini sudah tersedia di berbagai platform musik digital dan radio-radio di Indonesia. nic


