Saatnya Bersatu Demi Industri Musik yang Lebih Baik!
Jakarta, Musiclive.id | Setelah Lebaran, suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tak hanya terasa di meja makan keluarga, tetapi juga di industri musik Indonesia. Mantan vokalis Nidji, Giring Ganesha, berinisiatif menggelar acara halal bihalal bagi para musisi. Tujuannya? Menyatukan kembali insan musik yang sempat terpecah karena perdebatan soal royalti!
Giring ingin menjadikan halal bihalal ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus ruang diskusi yang terbuka. Acara ini akan mempertemukan berbagai organisasi musisi seperti AKSI, VISI, dan FESMI, yang dalam beberapa waktu terakhir sempat bersitegang terkait transparansi royalti musik.
“Habis Lebaran, kita akan mengadakan halal bihalal. Kita kumpulkan semuanya untuk duduk bersama sebagai bangsa yang hebat,” ujar Giring saat ditemui di Gambir, Jakarta Pusat. Ia berharap pertemuan ini bisa mencairkan suasana dan membawa semangat persatuan kembali ke industri musik.
Sebagai musisi yang telah malang melintang di industri ini, Giring paham betul betapa pentingnya solidaritas di antara para seniman. “Saya juga seniman, dan ingin semua saudara-saudara saya akur dan guyub. Jika kita bersatu, kita bisa berjuang bersama untuk perbaikan,” tambahnya.
Bukan sekadar kumpul-kumpul, halal bihalal ini juga akan menjadi ruang diskusi terbuka yang melibatkan banyak pihak, termasuk pencipta lagu, penyanyi, hingga media. Salah satu topik utama yang bakal dibahas adalah transparansi dalam pengelolaan royalti oleh Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).
Menurut Giring, transparansi LMKN adalah kunci utama dalam menyelesaikan permasalahan royalti yang selama ini menjadi perdebatan. “Menurut saya, yang harus diperbaiki adalah transparansi LMKN. Jika LMKN transparan, masalah ini tidak akan terjadi,” tegasnya.
Acara ini diharapkan bisa menjadi momentum bagi para musisi untuk kembali duduk bersama, mendengar satu sama lain, dan mencari solusi terbaik bagi industri musik Tanah Air.
Industri musik Indonesia memiliki potensi luar biasa. Namun, tanpa solidaritas dan kerja sama yang kuat, tantangan akan terus menghadang. Dengan adanya inisiatif Giring untuk menyatukan para musisi melalui halal bihalal ini, harapan baru pun muncul, bahwa musik Indonesia bisa terus berkembang dan bersaing di tingkat global.
“Kita adalah satu bangsa yang hebat dan besar. Mudah-mudahan kita bisa saling memaafkan dan mendengarkan satu sama lain,” tutup Giring dengan penuh optimisme. (Fajar)


