Musiclive.id | Antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan Samosir Music International (SMI) 2026 terus meningkat. Menjelang pelaksanaan festival pada 2–4 Juli 2026, tingkat hunian hotel dan berbagai akomodasi di kawasan Tuktuk, Kabupaten Samosir, dilaporkan mengalami peningkatan signifikan.
Festival yang menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara tersebut diprediksi mendatangkan ribuan wisatawan berkat deretan penampil papan atas nasional maupun internasional yang akan mengisi panggung utama.
Pada hari kedua, pengunjung akan disuguhi penampilan Lyodra, Style Voice, Dorman Manik, Rani Simbolon, Saut Situmorang, serta Ogar Nababan. Sementara malam penutupan menghadirkan kolaborasi Punkgoaran, Bermarga, Maite Hontelé y La Novia dari Belanda, Alsant Nababan, hingga Viky Sianipar Band bersama musisi asal Jerman dan Inggris.
Selain konser musik, hari terakhir festival juga diramaikan dengan penyelenggaraan SMI Run yang diikuti sekitar 700 peserta dari berbagai daerah, menjadikan festival ini memadukan hiburan, olahraga, dan promosi destinasi wisata.
Plt. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arditama Nusantara Putra, mengatakan Samosir Music International menjadi contoh nyata kolaborasi yang mampu memperkuat ekosistem pariwisata di kawasan Danau Toba.
“Samosir Music International menunjukkan bagaimana kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri kreatif dapat memperkuat daya tarik destinasi. Sesuai arah kebijakan Ibu Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, event daerah perlu terus didorong tidak hanya sebagai perayaan budaya, tetapi juga sebagai penggerak pariwisata dan ekonomi lokal,” ujar Arditama.
Ia menambahkan, penyelenggaraan festival diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku UMKM di Kabupaten Samosir.
Meningkatnya okupansi hotel menjelang festival menjadi indikator awal bahwa event berskala internasional tersebut mulai memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ribuan wisatawan diproyeksikan semakin memperkuat citra Danau Toba sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia di mata dunia.
Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri kreatif, Samosir Music International 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperluas promosi pariwisata Sumatera Utara sekaligus mempertegas posisi Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia. nic


