Hard Lights Gandeng BEAUZ dan Solar State, Rilis ‘Mad World’ yang Soroti Realita Dunia Modern

Musiclive.id | Produser musik elektronik asal Malaysia, Hard Lights, kembali mencuri perhatian industri musik dance internasional melalui peluncuran single terbarunya bertajuk Mad World. Lagu ini menjadi kolaborasi lintas negara yang mempertemukan Hard Lights dengan duo bersaudara asal Amerika Serikat, BEAUZ, serta artis elektronik asal Belanda, Solar State.

Dirilis di seluruh platform streaming digital mulai hari ini, Mad World menawarkan perpaduan techno modern dan produksi melodik yang dirancang untuk menghidupkan suasana dancefloor. Lagu tersebut dibangun melalui dentuman percussion yang dinamis, bassline khas musik klub, serta melodic lead yang hipnotis dan mudah melekat di telinga pendengar.

Namun di balik energi yang menghentak, Mad World menyimpan pesan yang lebih dalam. Lagu ini mengeksplorasi kegelisahan, disorientasi, dan kontradiksi yang banyak dirasakan masyarakat modern di tengah perubahan sosial yang cepat. Tema tersebut juga tercermin dalam desain sampul lagu yang menggambarkan dunia yang terlihat kacau namun tetap memikat.

Hard Lights, yang memiliki nama asli Joshua Tan, mengungkapkan bahwa proses lahirnya lagu ini berlangsung secara alami berkat hubungan pertemanannya dengan BEAUZ. Ide kreatif kemudian berkembang ketika Solar State turut bergabung melalui kontribusi vokal dan penulisan lagu.

“Kolaborasi terjadi secara natural karena saya sudah berteman lama dengan BEAUZ. Percikan kreatif muncul saat vokal dan songwriting awal dari Solar State masuk studio,” kata Hard Lights dalam keterangan tertulis.

Proses produksi Mad World memakan waktu sekitar enam bulan. Tantangan terbesar yang dihadapi tim produksi adalah menemukan karakter drop yang tepat agar mampu menyatukan nuansa techno, melodi emosional, dan energi festival dalam satu komposisi.

“Ini bisa jadi relevan terhadap apa yang terjadi di masyarakat sekarang,” ujar Hard Lights.

READ  Amir Roez Kembali dengan Single Terbaru TRESNA AKEH GODA

Menurutnya, Mad World bukan sekadar lagu untuk berpesta. Ia ingin menghadirkan karya yang mampu mengajak pendengar merenungkan kondisi sosial yang sedang terjadi tanpa kehilangan energi khas musik elektronik yang dapat dinikmati di panggung festival maupun klub malam.

“Aku mau bikin track yang energinya tetap bisa dibawa ke dancefloor, tapi di dalamnya ada ruang untuk mikir. Semoga pendengar bisa merasakan dua sisi itu sekaligus,” tutur Joshua Tan.

Lagu ini telah diperkenalkan secara langsung kepada penggemar dalam rangkaian Asia Tour 2026 yang dimulai dari Taipei dan berlanjut ke Jakarta, Hong Kong, Bali, hingga Kuala Lumpur. Dengan karakter techno crossover yang kuat, Mad World diprediksi menjadi salah satu track yang banyak menghiasi playlist melodic techno, dance, main-stage, dan festival sepanjang tahun ini. nic

Latest

- Advertisement - spot_img

You might also like...