Musiclive.id | Penyanyi muda Racquell membuka babak baru perjalanan musiknya lewat single “Tetaplah Menjadi Baik”. Dirilis pada 18 September 2026 di bawah naungan Kuya Music Entertainment, lagu ini diproduseri Haris The Brothers dan membawa pesan tentang bagaimana seseorang tetap mempertahankan kebaikan, kesabaran dan keteguhan hati ketika menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan.
Berada di ranah pop, “Tetaplah Menjadi Baik” tidak dibangun sekadar sebagai lagu motivasi. Pesan yang dibawanya lebih dekat pada pengingat diri agar kebaikan tidak dilakukan demi pujian atau pengakuan, sekaligus tidak berhenti hanya karena apa yang dilakukan tidak mendapatkan balasan dari orang lain.
Lagu ini juga berbicara tentang kesabaran. Ketika menghadapi keadaan yang mengecewakan atau merasa kebaikan tidak dihargai, pendengar diajak untuk tidak membiarkan pengalaman tersebut mengubah hati menjadi keras dan membuat semangat untuk berbuat baik ikut hilang.
Di balik pesan tersebut, ada proses musikal yang menarik karena lagu ini sejak awal memang dibuat dengan mempertimbangkan karakter suara Racquell. Haris The Brothers melihat warna vokal Racquell yang tebal sebagai kekuatan, sementara latar latihan vokal klasik menjadi dasar untuk membawanya secara bertahap menuju pendekatan musik pop.
“Karena memang karakter suaranya tebal. Dia berasal dari classic training, jadi kami coba convert dia ke pop,” ujar Haris.
Racquell sendiri sudah mengenal dunia vokal sejak usia dini. Penyanyi yang kini berusia 12 tahun tersebut mulai bernyanyi sekitar usia lima tahun dan telah menjalani latihan vokal selama bertahun-tahun di Palangkaraya.
Sebelum masuk studio untuk menggarap “Tetaplah Menjadi Baik”, Racquell kembali menjalani latihan vokal sekitar dua bulan. Materi lagu diberikan untuk dipelajari terlebih dahulu, termasuk dengan dukungan guru vokalnya di Palangkaraya.
Pertemuan dengan Haris kemudian membawa proses tersebut ke tahap produksi. Saat berada di Jakarta untuk acara KAMI Nusantara, Racquell bertemu kembali dengan Haris yang sebelumnya sudah mengenal kemampuan vokalnya, hingga akhirnya muncul keputusan untuk membuat dan merekam lagu yang secara khusus disiapkan untuknya.
“Ketika membuat lagu, saya sudah membayangkan karakter suaranya. Makanya lagunya memang terinspirasi dari suara Raquel,” jelas Haris.
Proses rekaman berlangsung lebih dari dua jam. Meski begitu, Racquell mengaku tidak menghadapi kendala berarti ketika harus membawakan lagu tersebut.
“Enggak ada,” kata Racquell ketika ditanya mengenai kesulitan saat menyanyikan “Tetaplah Menjadi Baik”.
Bagi Haris, single ini sekaligus menjadi tahap awal untuk mencari bentuk musikal Racquell. Ia masih melihat berbagai kemungkinan terkait karakter vokal, pilihan lagu, genre, aransemen dan gaya penampilan yang nantinya dapat dikembangkan.
“Dengan Raquel ini kita masih dalam bentuk workshop. Kita lihat bagaimana karakter dia, lagu seperti apa yang cocok, genre-nya bagaimana, modelnya seperti apa,” tutur Haris.
Pendekatan tersebut membuat “Tetaplah Menjadi Baik” memiliki posisi penting dalam perjalanan Racquell. Lagu ini bukan hanya menjadi rilisan pertama yang diperkenalkan kepada publik, tetapi juga menjadi salah satu pijakan untuk melihat arah musik yang dapat dikembangkan dari karakter vokalnya.
Racquell mengatakan dirinya menyukai lagu tersebut karena tema yang dibawanya dekat dengan kehidupan. Bagi penyanyi muda ini, pesan tentang kebaikan menjadi sesuatu yang ingin ia sampaikan melalui karya yang dinyanyikannya.
Setelah resmi dirilis, “Tetaplah Menjadi Baik” juga langsung dibawa ke panggung. Racquell membawakan lagu tersebut untuk pertama kalinya dalam City Mall Rising Stars 2026 di Cibinong City Mall, Bogor, pada 20 September 2026.
Penampilan tersebut menjadi debut live untuk single yang baru berusia dua hari. Momen itu sekaligus memperlihatkan bahwa Racquell mulai menggabungkan kemampuan vokal dengan kemampuan panggung yang sudah ia latih sejak kecil.
Selain bernyanyi, Racquell juga memiliki latar belakang tari. Ia mulai belajar menari sejak usia empat tahun dan mempelajari sejumlah tarian tradisional, termasuk tari Dayak, Aceh dan Bali.
Dalam penampilannya di City Mall Rising Stars 2026, koreografi bahkan dibuat sendiri oleh Racquell dengan sedikit bantuan dari pelatihnya, Melissa. Kemampuan bergerak sambil bernyanyi menjadi bagian lain dari prosesnya membangun identitas sebagai performer muda.
Di luar panggung, dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dari perjalanan Racquell. Orang tuanya mendampingi proses latihan, rekaman hingga kegiatan promosi, sementara pihak sekolah di Palangkaraya turut memberikan dukungan terhadap aktivitas musiknya.
Ayah Racquell, Aan, mengatakan keluarga tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas. Namun, ketika terdapat kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki Racquell, keluarga memilih memberikan dukungan agar bakat tersebut tidak berhenti begitu saja.
“Sekolah tetap nomor satu. Tetapi kami merasa kalau ada kesempatan, kami coba,” ujar Aan.
Haris berharap perjalanan Racquell tidak berhenti pada perilisan satu single. Ia mendorong Racquell untuk konsisten membuat konten menyanyi, aktif di media sosial dan memperkenalkan “Tetaplah Menjadi Baik” melalui berbagai kanal, termasuk radio dan podcast.
“Rajin berkonten dan konsisten,” kata Haris.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk membangun hubungan Racquell dengan pendengar sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas. Ia bahkan berharap Racquell nantinya dapat membawa nama Kalimantan sebagai salah satu talenta penyanyi anak dari Borneo.
Untuk saat ini, “Tetaplah Menjadi Baik” menjadi langkah pertama Racquell memperkenalkan karakter vokalnya melalui musik pop. Lagu ini membawa pesan sederhana tentang tetap berbuat baik, menjaga kesabaran dan tidak kehilangan ketulusan ketika kehidupan memberikan pengalaman yang tidak selalu mudah.
Single “Tetaplah Menjadi Baik” dari Racquell resmi dirilis pada 18 September 2026 melalui Kuya Music Entertainment dan tersedia di platform musik digital. Rilisan tersebut tercatat sebagai single bergenre Pop dengan durasi sekitar empat menit.



