MALIQ D’Essentials Perluas Universe Kreatif Lewat Kabar Gembira Exhibition, Bukan Sekadar Pameran Musik!

Musiclive.id | MALIQ & D’Essentials semakin memperluas perjalanan kreatif mereka melalui Kabar Gembira Exhibition yang berlangsung di Melting Pot, Ground Floor, ASHTA District 8, Jakarta Selatan, pada 29 Oktober hingga 17 November 2026.

Berbeda dari pameran musik pada umumnya, kegiatan ini dirancang sebagai ruang untuk memperlihatkan perkembangan MALIQ dari sebuah grup musik menjadi sebuah brand dengan ekosistem kreatif yang melibatkan berbagai bidang industri.

Kabar Gembira Exhibition menghadirkan empat pilar utama, yakni album terbaru Kabar Gembira, musikal Senja Teduh Pelita, Untitled Humans di ranah gaya hidup, serta konser perayaan 25 tahun MALIQ yang direncanakan berlangsung pada 2027.

Exhibition Director, Dimasz Joey Aditya, menjelaskan bahwa pameran ini menjadi kesempatan bagi MALIQ untuk memperlihatkan berbagai perkembangan terbaru, termasuk musik, produk, dan inisiatif kreatif bersama Mad Haus.

“MALIQ sebagai carrier, MALIQ sebagai creator, tapi MALIQ juga sebagai mediumnya untuk menyampaikan ini semua,” ungkap Dimasz.

Menurutnya, keempat pilar tersebut memperlihatkan bagaimana MALIQ dapat menjadi penghubung berbagai gagasan kreatif. Musik menjadi titik awal yang kemudian berkembang menjadi beragam pengalaman dan produk yang dapat dinikmati masyarakat.

Konsep tersebut juga terlihat melalui berbagai instalasi yang disiapkan di area pameran. Pengunjung dapat menjelajahi Timeline Journey untuk mengenal perjalanan MALIQ, mendengarkan materi album terbaru melalui Hearing Section, hingga menikmati berbagai merchandise eksklusif.

Tidak hanya itu, rangkaian kegiatan turut melibatkan berbagai mitra dan komunitas kreatif melalui program Meet & Greet HMNS, Mad Music Lab, SiniarPop Live! by Pophariini, serta kolaborasi Sony Music Entertainment Indonesia X Pophariini.

Widi Puradiredja menilai format exhibition memberikan kesempatan bagi MALIQ untuk menceritakan identitas mereka secara lebih utuh dibandingkan hanya melalui sebuah pertunjukan musik.

READ  Drummer Nusantara: Menyatukan Generasi Milenial dan Gen Z dalam Harmoni Musik

“Kami ngerasa format exhibition yang dijahit sama launching album itu format yang cocok untuk menceritakan full ceritanya MALIQ. DNA MALIQ seperti apa, cerita MALIQ seperti apa,” ujar Widi.

Ia juga menambahkan bahwa perkembangan sebuah band dapat membuka peluang bagi berbagai profesi dan bidang industri kreatif untuk terlibat di dalamnya.

“Bahwa suatu band bisa menjadi brand dan bisa bercabang untuk berbagai macam profesi di dalamnya. Untuk mengembangkan suatu musik yang berangkat dari sebuah band, berangkat dari musik itu, serta melibatkan hampir semua lini industri kreatif,” tambah Widi.

Melalui pendekatan tersebut, MALIQ ingin memperlihatkan bahwa industri musik memiliki hubungan erat dengan desain, arsitektur, produksi, kerajinan, hingga gaya hidup.

Pemilihan ASHTA District 8 sebagai lokasi pameran juga tidak terlepas dari kedekatannya dengan dunia seni serta keterbukaannya terhadap berbagai ide kreatif.

Kabar Gembira Exhibition sekaligus menandai hadirnya babak baru bagi MALIQ & D’Essentials, yang kini membuka peluang eksplorasi lebih luas melalui album kesepuluh dan berbagai kolaborasi kreatif. nic

Latest

- Advertisement - spot_img

You might also like...