Musiclive.id | Kisah tentang cinta yang membuat seseorang mengabaikan berbagai tanda menjadi cerita utama dalam single terbaru Mawar de Jongh, “KAN”. Lagu yang dirilis pada 21 Agustus 2026 tersebut menghadirkan cerita tentang patah hati, persahabatan, hingga intuisi yang sejak awal sebenarnya sudah memberikan peringatan.
Mawar mengaku langsung merasa terhubung ketika pertama kali mendengarkan lagu tersebut. Ceritanya mengingatkan dirinya pada beberapa kisah orang di sekitarnya yang dianggap memiliki kedekatan dengan tema lagu.
Dalam cerita “KAN”, seorang sahabat berusaha mengingatkan temannya yang sedang menjalani hubungan. Berbagai tanda mengenai pasangan yang dianggap tidak baik sebenarnya sudah terlihat, tetapi rasa cinta membuat nasihat tersebut tidak didengarkan.
Konsep tersebut kemudian dirangkum melalui judul “KAN” yang dapat dimaknai sebagai bagian dari ungkapan “sudah kubilang” atau “I told you so”.
Iqbal Siregar, salah satu pencipta lagu, mengatakan cerita tersebut awalnya dirancang sebagai lagu duet dua perempuan.
“Intinya sinyal-sinyal di depan yang udah dikasih tahu sama temannya, tapi temannya masih melakukan karena jatuh cinta,” ujar Iqbal.
Namun, setelah konsep berubah menjadi lagu solo, makna “KAN” berkembang menjadi percakapan seseorang dengan dirinya sendiri.
“Karena akhirnya jadi lagu solo, lebih pasnya diartikan kita ngomong ke diri kita sendiri, sama intuisi yang kita punya di awal terhadap suatu hubungan yang akhirnya kita kena batunya sendiri,” lanjutnya.
Cerita tersebut menjadi warna yang berbeda dalam perjalanan musik Mawar de Jongh. Sejak memulai karier musik pada 2019, Mawar telah menghadirkan sejumlah single dan meraih puluhan juta streaming maupun penayangan di berbagai platform digital.
Mawar mengakui bahwa “KAN” memberikan pengalaman baru karena konsep musiknya berbeda dari karya-karya sebelumnya.
“Single ini cukup berbeda secara konsep, aransemen, dan mood. Jadi ‘KAN’ menjadi sesuatu yang fresh juga dari aku di tahun ini,” ujar Mawar.
Selain menghadirkan cerita yang kuat, proses produksi lagu juga berusaha menonjolkan kemampuan Mawar dalam menyampaikan emosi melalui vokal. Iqbal menilai karakter suara Mawar membuat pesan lagu terasa lebih nyata.
“Pas denger Mawar nyanyi pesan yang ingin disampaikan dapat dan feels real,” kata Iqbal.
Tak berhenti di lagu, cerita “KAN” juga divisualisasikan melalui video musik dengan konsep baru yang lebih ceria. Mawar berkolaborasi dengan Bernadus Raka dalam proses penggarapan visual tersebut.
“Seru banget karena sebuah konsep yang baru dan ceria secara look-nya, warnanya, acting-nya dan pengambilan gambarnya,” tutur Mawar.
Single “KAN” telah tersedia di seluruh platform streaming digital dan video musiknya juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube Trinity Optima Production. nic


